Review Mili and Chocolate - Sederhana Indah
Pada
Elemen sandbox sering kali digunakan untuk membuat durasi permainan visual novel terasa lebih panjang, bahkan bisa melebihi kategori short story kurang dari 5 jam. Meskipun begitu, elemen ini juga yang membuat tidak disukai karena keterbatasan fitur yang membuat pemain memiliki motivasi mengejar hal tertentu di dalam video game, khususnya genre visual novel.
Runaway Home: Mili and Chocolate garapan developer dan publisher Neko Choko Game Studio, dimana ini menjadi game pertamanya bisa dibilang sukses membuat kami jatuh hati lewat visualnya yang begitu indah tanpa sentuhan AI. Menggunakan engine Unity, mereka mengimplementasikan juga 3D H-scene halus.

Pemain akan berperan sebagai diri sendiri, seorang mahasiswa yang tidak sengaja bertemu gadis yang bernama Mili yang kabur dari rumah, mc membiarkannya tinggal di apartemennya dimana kehidupan komedi romantisnya dimulai sembari mengungkap sosok heroine ini.

Penerapan sandbox disini sangat sederhana, affection untuk membuat karakter Mili suka terhadap mc bisa dicapai dengan cara mengajaknya bicara, memberikan hadiah, hingga date. Untuk melakukan sesuatu pada game ini pemain harus melihat energi mc, setiap aktivitas bergantung energi dan sesi gameplay dibagi 2 tiap harinya pagi dan malam. MC juga bisa melakukan part-time untuk menghasilkan uang yang dapat digunakan untuk membeli item berguna untuk progress cerita.

Selain elemen sandbox, penerapan pilihan percakapan juga disediakan meskipun ini game linear tapi ada beberapa percakapan yang dapat membuat game langsung selesai. Tidak ada pilihan susah hingga harus membuat save data banyak atau rollback jika melakukan kesalahan.

Membicarakan sang heroine utama Mili dari pandangan pertama memang terlihat cantik secara visual lalu bagaimana secara penggambaran sifat? Jujur agak kurang. Kurangnya disini bukan bagaimana dia digambarkan melainkan pengisi suara yang seperti kurang jam terbang untuk memerankan karakternya, bisa dipahami bilamana ini merupakan project pertama Neko Choko Game Studio meskipun begitu setidaknya mereka bisa memilih VA/Seiyuu yang tepat untuk masalah keimutan.

Kesimpulan dari game Runaway Home: Mili and Chocolate ini merupakan visual novel pendek yang solid dari semua elemen termasuk sandbox yang dihadirkan begitu sederhana mudah dipahami tidak terlalu grinding. Jika membicarakan kelemahan lain terjadi di elemen sandbox-nya itu sendiri, tidak ada tindakan yang membuatnya bad end membuatnya hadir hanya untuk memperpanjang durasi permainan, memang benar juga.

Kelebihan:
- mili
- soundtrack yang enak
- visual indah
- sandbox tidak terlalu grinding
Kekurangan:
- sandbox yang terasa hanya memperpanjang durasi
- seiyuu kurang di penyutradaraan
Komentar